Kamis, 06 Desember 2018

Perempuan yang Sering Mendengkur Lebih Berisiko Mengalami Serangan Jantung

Perempuan yang Sering Mendengkur Lebih Berisiko Mengalami Serangan Jantung


Tidak sedikit orang yang mendengkur ketika mereka tertidur. Meskipun kelihatannya sepele, tapi mendengkur bisa jadi tanda bahwa Anda mengidap penyakit.
Menurut data National Sleep Foundation, setidaknya ada 37 juta orang dewasa yang mendengkur secara teratur. Namun tidak semua mendengkur penyebabnya sama. Ada orang yang mendengkur karena kebiasaan akibat pola tidur yang buruk. Ada pula yang mendengkur karena terlalu kelelahan.agen dominoqq
Tapi, mendengkur yang terjadi secara mendadak karena posisi tidur yang buruk adalah gangguan kesehatan dan perlu mendapatkan perhatian. Sebab kondisi itu dapat berakibat fatal.
Mendengkur mendadak bisa membuat orang yang mengalaminya berhenti bernapas. Kasusnya hampir mirip seperti sleep apnea obstruktif, yang merupakan ancaman kesehatan serius karena meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Sleep apnea meningkatkan risiko serangan jantung atau kematian hingga 30 persen selama periode empat hingga lima tahun
Pernapasan yang berhenti dapat membuat aliran oksigen ke paru-paru terputus. Kondisi ini membuat tubuh memicu respons fight-or-flight yang menurunkan aliran darah ke jantung. Kedua respon ini dapat meningkatkan tekanan darah dan seiring waktu menyebabkan serangan jantung.
Menurut penelitian baru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara, risiko ini mungkin lebih besar pada perempuan. Dalam penelitian tersebut diungkapkan, dinding jantung membesar pada orang yang mendengkur atau mengalami sleep apnea. Dibandingkan dengan orang yang tidak mendengkur, perempuan yang mendengkur memiliki perubahan lebih besar di jantungnya daripada laki-laki.
Mereka yang mengalami masalah ini membutuhkan perawatan yang serius. Ketika mereka tidak mendapatkan cukup oksigen saat tidur, maka mereka membutuhkan tekanan udara positif yang terus menerus (CPAP) untuk menjaga udara mengalir ke paru-parunya. Sebab setiap menit orang berhenti bernapas selama 30 detik, maka seperti ada yang mencekik.domino99
Masalah lain yang ditimbulkan oleh sleep apnea antara lain kurangnya waktu tidur, kantuk di siang hari yang berlebihan, kehilangan ingatan dan masalah konsentrasi, serta depresi. Sleep apnea juga dapat memperparah kondisi kronis lainnya seperti asma dan sindrom kaki gelisah.





1 komentar:

 artis4d