Rabu, 12 Desember 2018

Bebas Januari, Ahok Bakal Gabung PDIP?



Pada 24 Januari 2019 mendatang, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bakal bebas murni. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat pernah mengatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan segera bergabung ke PDIP jika sudah bebas.

Djarot mengungkap hal itu dalam rapat konsolidasi PDIP di Kota Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Djarot menceritakan isi percakapan dirinya dengan Ahok kepada para Ahokers.

"Mas tolong pendukung-pendukung kita itu, kalau bisa jangan golput. Kalau bisa pilih Pak Jokowi. Di samping itu, dia harusnya memilih PDI Perjuangan," kata Djarot menirukan ucapan Ahok.

Ahok pun menyanjung PDIP AGENBANDARQ sebagai partai di garis depan menjaga Pancasila dan menjaga masyarakat dari ujaran kebencian. Pada momen itu, terungkap keinginan Ahok masuk partai berlambang banteng moncong putih.

"Makanya dia bilang, 'kalau nanti saya masuk politik, saya akan pasti masuk PDI Perjuangan'," ungkap Djarot.

Djarot pun mengingatkan bahwa ketika Ahok diserang kasus penistaan agama, PDIP adalah pembela utama.


"Ketika dia dihajar seperti itu di Jakarta, saya juga dihajar seperti itu, yang paling berani membela, menunjukkan sikapnya adalah kader-kader PDI Perjuangan, utamanya wakil khusus dari Daerah Istimewa Yogyakarta datang juga ke Jakarta," katanya.

Ahok telah menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017. Majelis hakim menyatakan Ahok terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016 dan menjatuhkan vonis 2 tahun penjara.
Kata Ruhut, Ahok Tak Akan Berpolitik

Berbeda dengan Djarot, Ruhut Sitompul justru mengaku Ahok tak akan terjun ke dunia politik setelah bebas dari penjara.

BANDARQ Namun, Ahok akan mendukung capres petahana Jokowi pada Pilpres 2019.

"Dia bilang sama saya enggak ikut berpolitik, tapi dukung Pak Jokowi," kata Ruhut saat ditemui di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12/2018) malam.

Mantan politikus Partai Demokrat itu mengatakan, Ahok mengatakan akan berbisnis saat bebas nanti. "Dia bilang mau kerja, mau bisnis," kata Ruhut.


Ruhut bercerita, Ahok ingin bebas tanpa mendapat keringanan hukuman penjara atau remisi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mau menjalani hukuman sesuai aturan sehingga bisa dijadikan teladan.

"Ahok nggak usah remisi pun 24 Januari 2019 dia sudah merdeka kok, karena dia nggak mau kaitan dengan remisi, dia kepingin menjalani hukumannya sesuai atau full, jadi Januari bebas," pungkas Ruhut.

Pernyataan 'Potong Leher' La Nyalla Bentuk Sakit Hati ke Prabowo



Eks politikus Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti menyatakan siap memotong lehernya jika capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menang di Madura. Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menyebut hal itu salah satu bentuk rasa sakit hati La Nyalla ke Prabowo.

"Logika orang sakit hati, apapun bisa dilakukan untuk menyerang. Saya memahami psikologi politiknya La Nyalla ini sedang sakit hati ke Prabowo, terutama soal pilgub Jatim yang tidak mendapatkan tiket pencalonan," kata Adi, saat dihubungi kumparan, Selasa (11/12).

"Karena dia sakit hati maka hal-hal yang sifatnya negatif yang terkait dengan Prabowo dia umbar ke publik. Misalnya bahwa dia terlibat dalam memfitnah Pak Presiden, PKI, China, aseng, begitu kan," tambah Adi. AGENBANDARQ

La Nyalla sebelumnya sempat membuat geger perpolitikan Indonesia karena mengungkap mahar politik yang diduga sebagai syarat maju di Pilgub Jawa Timur. Saat itu, La Nyalla menuding Gerindra meminta mahar Rp 40 miliar agar bisa diusung menjadi cagub Jatim.

Setelah geger ini, La Nyalla keluar dari Gerindra dan kini menjadi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Saat ini, La Nyalla tengah bertarung maju Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Jawa Timur.

DOMINOQQ Adi menilai, La Nyalla begitu berlebihan dalam mengatakan 'potong leher' jika Prabowo menang di Madura. Adi mengatakan La Nyalla seharusnya melancarkan stragegi lain untuk mengambil suara masyarakat Madura terutama tokoh agama di sana.

"Mestinya La Nyalla itu enggak perlu ngomong begitu, cukup berjanji bergerilya akan menundukkan ulama-ulama Madura untuk mendukung Jokowi. Enggak perlu sampai potong-potong leher," kata Adi.

Risma Terkejut Saat Lihat Negara Kim Jong Un



Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini baru saja melakukan kunjungan ke beberapa kota di Korea Utara pada akhir November sampai awal Desember 2018. Presiden United Cities Local Governments atau UCLG itu memuji beberapa hal tentang kota yang ia kunjungi dan masyarakatnya. Tentu saja tak semuanya. Ada juga kondisi ditemui Risma di Korut seperti banyak dikabarkan secara negatif di dunia.

BANDARQ Ibu Kota Korut, Pyongyang, adalah kota pertama yang dikunjungi Risma. Di sana, dia disambut oleh Wakil Presidium Supreme People's Assembly, Kim Yong Nam. Di sana dia mengaku diajak melihat rumah sakit dan sekolah.

“Bagus itu rumah sakitnya, sekolahnya juga bagus. Kotanya bagus, sungainya juga bagus,” katanya bercerita di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam 10 Desember 2018.


Risma juga mengaku berkunjung ke Kota Pyongsong, Provinsi Pyongan Selatan. Sama dengan di Pyongyang, fasilitas publik di Pyongsong menurut Risma juga bagus. “Mereka juga peralatannya lengkap. Jadi kalau untuk pendidikan dan kesehatan yang mendasar itu bagus,” ujarnya.

Risma juga memuji nasionalisme DOMINOQQ masyarakat Korut dan sikapnya yang baik kepada warga asing. Menurutnya, warga Korut terlihat baik dan tidak menunjukkan sikap permusuhan saat dirinya di sana. Soal nasionalisme, lanjut dia, warga Korut memegang teguh.

“Nasionalismenya tinggi sekali mereka. Ada yang ngomong gini, kami tidak mau kehormatan kami ditukar dengan roti,” cerita dia.

Di luar segala kelebihan itu, namun Risma juga menemukan beberapa kekurangan di negeri yang kini dipimpin oleh Kim Jong Un itu. “Cuma listrik dan air (terbatasi). Aku juga enggak bisa komunikasi karena memang enggak bisa (telepon genggam) digunakan. Kalau aku mau mengerjakan surat-surat, jam enam aku harus turun cari free wifi di lobi hotel. Keluar dari lobi sudah tidak bisa,” ucapnya.


Risma baru bisa menggunakan telepon genggamnya di hari ketiga, saat masuk di perbatasan Korut-Korea Selatan. “Kita ke perbatasan, itu baru bisa pakai handphone siangnya,” tandasnya.

Satu lagi yang menurut Risma dibatasi selama di sana, yakni tidak bisa berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Interaksinya selama kunjungan hanya dengan Wali Kota dan rombongannya.

Selasa, 11 Desember 2018

Bebas 24 Januari 2019, Ahok Akan Beri Kejutan ke Masyarakat Indonesia



Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bebas dari tahanan pada Kamis 24 Januari 2019 mendatang. Setelah menghirup udara bebas nanti, Ahok akan memberi sebuah kejutan kepada masyarakat Indonesia. BANDARQ

"Bapak mau kasih kejutan buat masyarakat Indonesia. Mungkin yang udah lama enggak lihat beliau, mungkin nanti akan tampil. Lagi kita rencanain di suatu tempat. Nanti biar orang-orang tunggu tanggal 24 (Januari) aja," kata salah satu Staf Ahok, Ima Mahdiah kepada Okezone, Senin (10/12/2018).

Ima belum ingin mengungkapkan secara gamblang kejutan yang akan diberikan Ahok. Namun, ia tak memungkiri kejutan itu tak terlepas dari keputusan politik terpidana kasus penodaan agama tersebut.


"Ya mungkin nanti dia ada doorstopan (wawancara) sama wartawan juga. Nanti akan ada suatu keputusan beliau. Ya entar ditunggu aja," imbuh dia.

ma yang maju sebagai Caleg DPRD DKI Dapil 10 itu merasa akan terbantu dengan bebasnya Ahok dalam perolehan suara. Pasalnya, ia meyakini Ahok akan sering main ke posko pemenangannya untuk menyosialisasikan dirinya ke warga sekitar.

"Pokoknya entar Pak Ahok akan mampir ke posko saya di Dapil 10," ujarnya.


Beberapa waktu lalu, Ima memang sempat menyebut kalau Ahok akan membuat sebuah acara setelah bebas dari penjara nanti. Nama dari acara itu adalah BTP Show.

AGENBANDARQ Ima juga tidak menjelaskan secara rinci bagaimana bentuk acara tersebut dan apakah akan ditayangkan di televisi atau live streaming melalui akun Facebook Ahok seperti yang dilakukan pada acara "Ahok Show" pada Pilkada DKI 2017. Ima bilang, biarkan hal itu masih jadi rahasia dulu.

"Nanti Bapak ada nyanyi-nyanyi juga di acara itu. Dia terus latihan sama polisi-polisi hari Sabtu, latihan nyanyi. Jadi, ada polisi yang bisa main gitar, kadang mereka ada waktu istirahat suka berbaur jadi latihan nyanyi. Suara bapak kan agak fals gitu, sekarang sudah bisa ikutin iramalah walaupun enggak sebagus penyanyi," kata Ima.

TNI: KKB Putar Balikkan Fakta soal Pelanggaran HAM di Papua



 Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi geram lantaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua memutarbalikkan fakta tentang pelanggaran HAM yang dilakukan TNI.

Menurut Aidi, tudingan KKB AGENBANDARQ terhadap TNI ini untuk menarik simpatik masyarakat internasional. Sementara isu HAM menjadi senjata utama mereka.

Misalnya, kata dia, ketika KKB menuding Zeni Tempur (Zipur) TNI Angkatan Darat lah yang melakukan pembangunan jalan Trans Papua di Distrik Yigi, Papua. Namun ternyata yang KKB bunuh di lokasi tersebut adalah warga sipil yang tengah bekerja membangun jembatan.


Lalu dikatakan pula TNI melancarkan aksi pengeboman dan menghujani peluru di Distrik Yigi dan Mbua saat melakukan evakuasi terhadap puluhan korban serangan KKAB. Hingga dikabarkan dua aparat desa tewas terkena peluru namun belum jelas apakah warga sipil atau bagian dari KKB.

"Semua itu ada upaya-upaya memutarbalikkan fakta, menciptakan opini publik seolah-olah TNI melakukan pelanggaran HAM. Tapi apa yang dilakukan mereka, membantai orang tak berdosa, mereka mengaburkan itu," tegas Aidi saat dihubungi JawaPos, Minggu 9 Desember 2018.

Dia menerangkan, TNI memiliki aturan dalam rangka penyerangan. Prajurit TNI di wilayah Papua tau mana kombatan dan bukan. "Sementara mereka sama sekali tidak tahu itu, tidak mengindahkan itu. Tidak mengerti aturan, tidak pernah sekolah, gerombolan, membunuh orang begitu saja," ujar Aidi.


Aidi juga heran dengan sejumlah pihak yang turut menyuarakan agar TNI tidak melanggar HAM dalam menangani KKB. Selama ini, aparat berupaya untuk mengendalikan diri walaupun diserang habis-habisan oleh kelompok bersenjata.

Seperti halnya di Mbua kemarin, kata Aidi masyarakat membawa tombak dan batu dan dijadikan tameng oleh KKB. Mereka menyerang pos TNI yang ada di sana. DOMINOQQ

Hingga akhirnya kata Aidi, satu prajurit TNI gugur. Padahal, dia bisa melakukan perlawanan dengan menembaki KKB yang dibekingi warga. "Menembaki (dalam rangka) perlawanan sah-sah saja. Tapi nanti kita dianggap melanggar HAM," ujar dia.
Kegalauan TNI


Sejauh ini, sejumlah pihak menyerukan agar tidak melanggar HAM namun tidak memberi solusi bagaimana TNI bertindak dalam situasi diserang. Kendatipun serangan yang dilancarkan bukan memakai senjata api melainkan batu dan tombak.

"Mereka menyerang walau gunakan batu lantas kita diam saja? Konyol saja kita tidak lakukan perlawanan. Kalau misal TNI lakukan perlawanan, tembak mereka, terus jatuh korban, apakah kita disalahkan? Apa yang harus kami lakukan? Pasrah saja dihujani batu dan panah?" tukas Aidi.

Mantan Pemain Liverpool : Persija Membeli Gelar Juara Liga 1 , Bukan Menang!



Persija Jakarta mendapat sindiran keras atas keberhasilannya meraih gelar juara Liga 1 2018.

Sindiran itu keluar dari mantan pemain Liverpool yang bergabung dengan Mitra Kukar musim 2018, Danny Guthrie.

BANDARQ  Gelandang asal Inggris itu mengeluarkan sindiran lewat komentar   akun Instagram pribadinya.

Guthrie terpantau mengomentari unggahan Instagram resmi Liga 1 soal gol pertama Marko Simic ke gawang Mitra Kukar. Mitra Kukar tumbang di tangan Persija Jakarta 1-2 dalam laga pamungkas Liga 1 2018, Minggu (9/12/2018).

Kekalahan itu membuat Mitra Kukar terdegradasi ke Liga 2 sekaligus mengantarkan Persija sebagai juara Liga 1 2018.

Dalam komentarnya, pemain yang juga pernah berbaju Newcastle United itu menyindir keberhasilan Persija dalam meraih gelar.

"Kamu (Persija) tidak memenangkannya (Liga 1), kamu membelinya," tulis Guthrie dalam komentarnya.

Pernyataan gelandang Mitra Kukar itu pun mendapat banyak respon dan komentar.

Salah satu pilar asing PSM Makassar, Marc Klok pun turut menanggapi komentar Guthrie.


Marc Klok hanya membalas dengan kata agree atau dalam bahasa Indonesia yakni setuju.
Pada laga Persija versus Mitra Kukar, Danny Guthrie tak disertakan pelatih Rahmad Darmawan.

Gelandang 31 tahun tersebut DOMINOQQ terkena hukuman akumulasi kartu sehingga membuatnya absen.

Seperti banyak dibicarakan sebelumnya, keberhasilan Persija dalam meraih gelar Liga 1 2018 diperdebatkan.


Hal itu bahkan sempat ramai ketika muncul pernyataan dari legenda timnas Indonesia, Rochi Putiray.

Rochi mengungkap jika Persija sudah dipastikan merebut gelar sejak sebelum kompetisi berakhir.

Senin, 10 Desember 2018

Jakarta Masuk 3 Besar Kota Toleransi Terendah, Ini Kata Anies Baswedan



Indeks Kota Toleran (IKT) yang dikeluarkan Setara Institute menyebut Jakarta masuk kota tiga besar toleransi terendah di Indonesia. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara mengenai IKT tersebut.

AGENBANDARQ Anies meminta Setara Institute membuka data kuesioner dalam survei Indeks Kota Toleran 2018.

"Saya ingin baca nanti studinya, studi apapun kita harus baca supaya kita ketahui dan saya menganjurkan kepada Setara untuk mengumumkan daftar pertanyaannya kepada publik, kuesionernya, seluruh kuesionernya," kata Anies di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu 8 Desember 2018.


Menurut Anies, publikasi daftar pertanyaan survei kepada publik penting, sebab kemungkinan daftar pertanyaan sengaja disusun untuk mengarah pada satu jawaban tertentu.

"Karena bisa saja pertanyaan itu disusun untuk mendapatkan jawaban tertentu. Misalnya gini, Anda seorang muslim, saya tanya apakah Anda salat 5 waktu? Cenderung menjawab iya, betul kan. Jadi pertanyaannya pun juga harus diuji," ujar Anies.

Selain itu, mantan Mendikbud itu meminta ahli statistik lain ikut menghitung indeks yang dikeluarkan Setara mengenai kota toleran, apakah valid atau tidak.


"Dan saya mengundang kepada para ahli statistik, ahli pengukuran ilmu sosial untuk mereview instrumennya, memastikan bahwa validitas, reabilitas dalam instrumen itu valid," kata Anies.
Kota Toleran

Sebelumnya, Ketua Setara Intitute Hendardi menilai, Jakarta perlu belajar dari tetangganya yakni Bekasi yang masuk 10 besar kota paling toleran. Penilaian tertinggi indeks kota toleran (IKT) adalah Kota Singkawang, Kalimantan Barat. DOMINOQQ

Sembilan kota lain yang toleransi tinggi adalah Salatiga, Pematang Siantar, Manado, Ambon, Bekasi, Kupang, Tomohon, Binjau dan Surabaya.


Menurutnya, Jakarta dan Bekasi memiliki kesamaan yakni warga yang heterogen.

"Betul harus belajar dari Bekasi, sebagai penyangga Jakarta. Ini menarik, penting pengembangan studi terhadap bekasi kota penyangga yang heterogen, yang enggak beda dengan Jakarta tapi bisa menjadi masuk 10 kota toleran. (Jakarta) harus banyak belajar," ucap Hendardi.

DOMINOQQ Hendardi mengatakan, penyebab Jakarta masuk 10 besar Kota toleransi terendah karena Jakarta adalah pusat politik dan kekuasaan.

"Masih banyak hambatannya, Anda tahulah berbagai aksi aksi dan sebagainya yang berbendera politik identitas masih sering terjadi di Jakarta," ucap dia.

 artis4d